Gunung Semeru Surganya Para Pendaki

By | April 5, 2020
Gunung Semeru Surganya Para Pendaki
Pesona Gunung Semeru Surganya Para Pendaki

Mengagumi Keindahan Gunung Semeru yang Menjadi Surganya Para Pendaki

Keindahan Gunung Semeru menjadi pesona tersendiri yang dapat dinikmati oleh para pendaki. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia setelah Gunung Rinjani dan Gunung Kerinci dan menjadi gunung tertinggi di Pulau Jawa. Ketinggiannya yang mencapai 3576 mdpl menyimpan banyak misteri dan panorama alam tersembunyi yang menjadi surganya para pendaki. Terdapat kisah yang mengatakan bahwa kehadiran Gunung Semeru di Pulau Jawa adalah untuk menyeimbangkan pulau ini yang dahulunya terombang-ambing di lautan. Gunung Semeru dibawa dan dipindahkan oleh para dewa dari India untuk menjadi Paku Jawa. Terlepas apakah cerita ini benar atau tidak, adanya sejarah seperti ini semakin membuat G Semeru menjadi lebih menarik untuk dikunjungi.

Danau Ranu Kumbolo dan Oro-oro Ombo menjadi dua spot populer yang menjadi representatif keindahan Gunung Semeru yang melegenda. Tidak hanya itu, siapapun traveler yang ingin menaklukan puncak Mahameru, begitu ia disapa oleh para pendaki, setiap jengkal jalur yang dilewati untuk mencapai puncaknya adalah surganya para pendaki. Untuk mencapai Mahameru, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pendaki. Pendaki harus memiliki niat yang baik ketika akan melakukan pendakian serta harus senantiasa menjaga lisan dan perbuatan selama perjalanan. Selain itu, bagi para pendaki pemula, berikut dibawah ini ada gambaran perjalanan yang bisa dijadikan acuan untuk melakukan pendakian.

Beberapa hal yang perlu di ketahui selama Mendaki G Semeru

Jalur pendakian

Mendaki gunung pasti tidak pernah terlepas dari jalur pendakian. Terdapat dua jalur pendakian dari Gunung Semeru, yaitu jalur Ranu Pane yang bisa diakses melalui Kota Malang dan jalur Senduro yang bisa diakses dari Lumajang. Biasanya, mayoritas pendaki lebih banyak yang mengambil jalur Ranu Pane. Jalur ini banyak dipilih karena kemudahan akses transportasi yang tersedia ke desa terakhir yang menjadi pos pendakian. Jalur Ranu Pane sendiri memiliki dua jalur pendakian, yaitu jalur konvensional dan jalur ayek-ayek. Selama perjalanan menuju jalur pendakian Ranu Pane, kebun apel, hutan, pertanian, dan bukit teletubies Gunung Bromo menjadi pemandangan yang akan memanjakan mata para calon pendaki.

Tujuan perjalanan

Untuk sampai ke puncak Mahameru, ada beberapa tujuan perjalanan yang harus dilewati. Tujuan pertama adalah Ranu Kumbolo, sebuah danau cantik yang terletak di ketinggian 2400 meter di atas permukaan air laut. Ranu Kumbolo biasanya menjadi lokasi kemping hari pertama. Di Ranu Kumbolo, ada tanjakan cinta yang melegenda mitosnya. Setelah melalui tujuan perjalanan pertama, tujuan kedua adalah Kalimati. Kalimati menjadi pos kemping terakhir sebelum melanjutkan summit ke puncak Mahameru. Perjalanan yang dilalui dari Ranu Kumbolo ke Kalimati akan melewati beberapa spot menarik berupa Oro-oro Ombo, Cemoro Kandang, dan Jambangan.

Oro-oro Ombo dan Jambangan merupakan dua buah padang rumput yang luas, sedangkan Cemoro Kandang adalah hutan yang dihiasi oleh banyak vegetasi cemara dan tumbuhan paku-pakuan. Dari Jambangan, jika cuaca cerah, puncak Mahameru yang menjadi tujuan perjalanan terakhir akan tampak. Untuk meraih puncak Mahameru dan mengejar matahari terbit, para pendaki biasanya mulai melakukan pendakian dari Kalimati sejak dini hari. Butuh waktu yang tidak sebentar dan stamina yang besar untuk mampu menaklukan puncak Mahameru. Seluruh waktu dan tenaga yang terbuang berhasil terbayarkan ketika telah mencapai atas.Keindahan Gunung Semeru semakin memukau dan membuktikan bahwa gunung ini adalah surganya para pendaki yang mencintai makna dan arti kesabaran, pengorbanan, proses dan perjuangan.

3 Pesona Keindahan Gunung Semeru yang Memukau

Selain menikmati alam dari puncak Mahameru, pesona keindahan gunung Semeru juga menawarkan beberapa wisata danaunya, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Ranu Pani
    Sesuai dengan namanya, Ranu Pani terdapat di Desa Ranu Pani dan tempat ini merupakan desa terakhir sebelum berangkat menuju Semeru. Disinilah para pendaki akan memperoleh jasa guide dan juga porter untuk melakukan pendakian menuju Mahamaru. Danau Ranu Pani ini terletak di ketinggian 2100 mdpl yang memiliki luas sekitar 0,75 hektar. Desa ini sudah pasti dilewati oleh mereka yang ingin mendaki menuju Semeru dan disediakan berbagai penginapan maupun vila. Dalam segi pemandangan pagi disini sangat indah dengan danau jernih berwarna hijau kebiruan dipadukan dengan padang rumput serta kabut pagi.
  • Ranu Regulo
    Dengan jarak sekitar 500 meter dari Ranu Pani, Anda akan menemukan danau indah lainnya di gunung Semeru yaitu Ranu Regulo. Pemandangannya sedikit berbeda karena danau yang sangat tenang dan jernih ini dikelilingi oleh bukit. Disebut-sebut Ranu Regulo dan Pani merupakan tempat yang paling cocok untuk dijadikan lokasi bermalam tanpa Anda perlu kerepotan untuk mendaki. Terdapat area kosong di sekitar danau yang sangat cocok digunakan sebagai tempat untuk mendirikan tenda.
  • Ranu Kumbolo
    Inilah yang disebut dengan surganya gunung Semeru. Dari antara beberapa danau yang terdapat di Semeru, memang hanya Kumbolo yang menjadi tempat bermalam favorit para pendaki. Lokasi ini terletak di bawah empat pos pendakian Semeru dengan ketinggian sekitar 2400 mdpl. Selain menyediakan sumber air yang sangat berlimpah, tempat ini juga disebut sebagai lokasi paling ideal untuk melihat matahari terbit. Selain itu, Anda bisa mendaki sedikit di bukit cinta untuk melihat dengan jelas danau Ranu Kumbolo.

Gunung Semeru Surganya Para Pendaki

Dengan mengetahui berbagai pesona keindahan gunung Semeru Surganya para pendaki. Maka Anda bisa menikmati sekaligus menjadikan lokasi tersebut referensi untuk Anda yang ingin berlibur menuju Semeru di liburan berikutnya.