Rute dan Jalur pendakian Gunung Semeru

Rute dan Jalur pendakian Gunung Semeru

Rute dan Jalur pendakian Gunung SemeruMengenal lebih lengkap tentang informasi mengenai Rute dan Jalur pendakian Gunung Semeru yang akan kami rangkum untuk memudahkan anda selama liburan ke gunung Semeru. Gunung Semeru atau puncak mahameru akhir-akhir ini menjadi populer bagi kalangan pendaki pasalnya setelah di putarnya flm 5cm banyak para pemula mencoba datang dan ingin menaklukkan gunung tertinggi di pulau jawa ini yaitu 3.676meter dari permukaan laut.

Gunung semeru merupakan salah satu bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang berada di antara 2 kabupaten yaitu kabupaten Malang dan kab. Lumajang. Di dalam area kawasan gunung Semeru terdapat 3 buah danau yaitu Ranu Pani, Ranu Regulo dan Ranu Kumbolo, danau-danau tersebut mempunyai keindahan luar biasa dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Untuk memulai perjalanan menuju ke gunung Semeru ada beberapa rute dan jalur pendakian gunung Semeru yang harus kamu pelajari terlebih dahulu, supaya kamu bisa pergi ke gunung Semeru lebih mudah. pertama adalah Rute menuju ke gunung Semeru, ada 3 rute yang bisa kamu pilih diantaranya sebagai berikut:

  1. Rute Perjalanan menuju Semeru dari kota Lumajang
    Rute dari Lumajang biasanya di gunakan oleh para pendaki dari lumajang atau para pengunjung yang datang dari kawah Ijen, trip ini di kenal dengan kombinasi antara Wisata kawah Ijen dan wisata pendakian gunung Semeru. Rutenya sangat mudah dari kota lumajang kamu langsung menuju desa Senduro durasi 25 menit berkendara, kemudian dari desa Senduro di lanjutkan ke Desa ranu pani (desa terakhir di kaki gunung semeru) durasi 1,5 jam. Selama perjalanan menuju ke desa Ranu pani kamu akan melalui perkebunan di tengah hutan dengan pemandangan luar biasa. Sangat di sarankan jika kamu dari arah timur memilih jalur ini karena jalan sudah di aspal dan lebih efisien.
  2. Rute Perjalanan menuju Semeru dari kota Probolinggo
    Menuju ke semeru dari kota Probolinggo banyak sekali di pakai oleh wisatawan yang mengambil trip Paket Wisata Bromo Semeru Trekking Tour, Para wisatawan setelah menikmati objek wisata gunung Bromo mereka akan melanjutkan ke Semeru dengan rute dari desa ngadisari, cemoro lawang – Jemplang – desa Ranu pani. Perjalanan ke desa terakhir desa ranu pani para pendaki harus menggunakan jasa sewa Jeep karena medan yang berpasir dan bergelombang. Jika kamu menggunakan sepeda motor di haruskan menggunakan sepeda motor bisa melalui medan yang berat dan menanjak, supaya kamu lebih mudah untuk sampai di desa Ranu pani.
  3. Rute perjalanan menuju Semeru dari kota Malang/Batu
    Rute ini menjadi salah satu rute yang paling sering di gunakan oleh para backpacker pasalnya rute ini adalah rute yang paling dekat dengan desa Ranu pani. Rute perjalanannya adalah Malang/Batu – Pasar Tumpang – Jemplang – Desa Ranu Pani. Apabila kedatangan kamu dari stasiun Kota baru kamu harus naik angkota kota AMG menuju terminal arjosari, seteah tiba di teminal Arjosari kamu naik angkot lagi berwarna putih menuju pasar tumpang durasi 45 menit, kemudian dari pasar tumpang naik jeep/truck menuju desa Ranu pani, lebih mudahnya untuk mendapatkan transport Jeep, kamu bisa sewa di sekitar pasar karena banyak dari mereka menyediakan jasa trasnport menuju desa ranu pani. untuk biaya bisa di negosiasi dengan supir truk dan usahan anda membawa rombongan supaya harga per orang bisa lebih murah.

Setelah kamu tiba di Ranu Pane kamu bisa menikmati keindahan danau yang berada di sekitar desa tersebut yaitu Danau Regulo dan danau Ranu Pani, sebelum melanjutkan pendakian kamu bisa bermalam di penginapan sekitar desa Ranu pani atau camping di sekitar danau Regulo.

Setelah kamu mempelajari tentang rute dan akses menuju gunung semeru, kamu juga harus mengetahui tentang jalur yang akan di lalui selama perjalanan menuju ke Puncak Semeru. Di bawah ini ada ada dua jalur yang bisa ditempuh dari Desa Ranu menuju ke danau Ranu Kumbolo, Setelah dari danau kumbolo hanya ada 1 jalur menuju ke Puncak Mahameru.

  1. Jalur Pendakian Watu Rejeng (Desa Ranu Pane – Watu Rejeng – Ranu Kumbolo)
    Jalur watu Rejeng ini adalah satu-satunya jalur yang sudah di resmikan oleh pihak taman nasional karena cukup familiar dan dan tidak berbahaya hanya saja jalan yang di lalui landai (turun – naik) yang bisa membuat para pendaki kecape’an tapi itu tidak mematahkan semangat para pendaki untuk menaklukkan puncak Mahameru. Sebelum menuju ke puncak Semeru para pendaki harus melalui pos pemeriksaan, di pos ini para pendaki harus membayar tiket serta menyertakan kartu identitas, materai dan surat keterangan sehat dari dokter. Tanpa dokument penting tersebut jangan harap kamu bisa di izinkan untuk mendaki Semeru.Setelah pengisian formulir lengkap dan menyetujui mekanisme yang berlaku selama pendakian kamu bisa langsung mendaki gunung semeru di mulai dari gapura selamat datang, tidak usah bingung, dan perlu diperhatikan, kamu jalan terus sambil mengikuti penunjuk arah jalan yang sudah ada selama perjalan ke Semeru.
    Baca info lain: Harga Tiket Masuk Wisata Gunung SemeruJalur awal yang kita lalui cukup landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi tumbuhan alang-alang. Perjalanan menuju ke Kumbolo akan melalui 4 pos yang akan kamu temui, Dari ranu pani ke pos satu, jalur yang di lewati tidak terlalu sulit, masih di jalan setapak yang landai dan belum banyak tanjakan, pendakian untuk sampai di pos 1 kurang lebih 2 jam, kamu bisa santai sejenak di pos ini sambi menikmati makanan ringan dan secangkir kopi hangat. Selanjutnya perjalanan di lanjutkan menuju ke Pos 2, hanya 15 menit saja kamu akan sampai di pos 2, Untuk tiba di pos 3 lama pendakian adalah 1 jam, jalur yang di lalui cukup menanjak, selama perjalan kamu akan melihat sebuah bukit yang bernama “Watu Rejeng” dengan ciri-ciri khas bebatuan unik dan mempunyai keindahan luar biasa.

    Setelah tiba di pos 3, kamu harus melanjutkan perjalanan ke pos 4, perjalanan menanjak dengan kemiringan 45 derajat dan kondisi jalan penuh debu dan pasir, disarankan untuk membawa masker atau baff untuk melindungi pernapasan dari debu. Perjalanan memakan waktu 1 jam pendakian, setelah tiba di pos 4 kamu sudah tiba di danau Ranu Kumbolo yaitu danau syurganya para pendaki karena mempunyai keindahan yang menakjubkan.

  2. Jalur Gunung Ayek-Ayek (Ranu Pani – Ayek-Ayek – Ranu Kumbolo)
    Jalur ini merupakan jalan pintas menuju danau Kumbolo, tetapi jalur ini tidak dibolehkan oleh pihak perhutani untuk di lalui karena medan yang curam dan berbahaya, biasanya jalur ini di gunakan oleh para porter dan guide dari desa ranu pani, di samping sudah familiar bagi mereka dan juga sangat cepat untuk sampai di Kumbolo.Setibanya di Ranu Kumbolo diketinggain 2.400 m dengan luas 14 ha, kamu bisa melakukan aktifas pribadi seperti mendirikan tenda, memasak, memancing, ambil gambar, selfy dan sebagainya tetapi tidak di perbolehkan untuk mandi di danau tersebut karena air danau memiliki air bersih yang bisa diminum. sayang kan jika air yang akan di minum di kotori oleh para pendaki yang tidak bertanggung jawab.Nah setelah menginap 1 malam di ranu kumbolo, kemudian kita akan melanjutkan perjalan menuju puncak Mahameru dengan jalur yang di resmikan  seperti berikut.

Ranu Kumbolo – Oro Oro Ombo – Cemoro Kandang – Kalimati.
Dari ranu kumbolo, kta akan melanjutkan pendakian menuju pos Kalimati, yang mana pos ini adalah pos untuk mendirikan tenda selanjutnya. Perjalanan akan menempuh waktu selama 3 jam yang melalui tanjakan cinta, Oro-oro ombo, cemoro kandang dan pos kalimati. Pos Kalimati yang berada pada ketinggian 2.700 m, setelah tiba di Kalimati kamu bisa mendirikan tenda untuk beristirahat dan mempersiapkan fisik untuk menuju ke puncak Mahameru

Kalimati – Cemoro Tunggal – Puncak Mahameru
Mendaki puncak mahameru di lakukan pada tengah malam supaya kamu bisa sampai di puncak pada pagi hari dan bisa menikmati indahnya matahari terbit serta kabut asap yang begitu luar bisa. Pendakian di mulai dari jam 12 malam menuju ke Cemoro tunggal dengan medan menanjak dan berkelok – kelok dan menghabiskan waktu 1,5 jam.

Setelah tiba di Cemoro tunggal, kamu mendaki kembali menuju ke puncak Mahameru 3.676m dpl dengan medan yang lebih berat lagi berupa jalan berpasir serta banyak bebatuan, dan menanjak, kemiringan mencapai 50-60 derajat. Di sarankan untuk membawa makan serta minuman yang cukup supaya bisa tiba di puncak dengan selamat.

Setelah menikmati pesona keindahan puncak Gunung Semeru/Mahameru di pagi hari kamu bisa melanjutkan perjalanan sesuai rute dan jalur seperti perjalanan sebelumnya.

Untuk melakukan pendakian hanya bisa di lakukan pada musim kemarau yaitu di mulai pada bulan mei sampai november. Untuk musim penghujan objek wisata gunung semeru di tutup karena adanya observasi alam.

Rute dan Jalur pendakian Gunung Semeru

Demikianlah artikel tentang Rute dan Jalur pendakian Gunung Semeru yang mungkin bisa membantu kamu untuk melakukan trip pendakian ke puncak mahameru melalui cara backpacker atau private tour. Selamat liburan.